Minggu, 18 November 2018

Akuisisi Perusahaan

Penggabungan usaha adalah istilah umum yang meliputi semua bentuk penggabungan entitas bisnis yang sebelumnya terpisah. Penggabungan seperti ini disebut akuisisi (acquisition) ketika suatu perusahaan memperoleh Aset produktif dari entitas bisnis lain dan mengintegrasikan aset-aset tersebut ke dalam operasinya. Penggabungan usaha juga disebut akuisisi ketika suatu perusahaan memperoleh pengendalian operasi atas fasilitas produksi entitas lain dengan memiliki mayoritas saham berhak suara yang beredar. Perusahaan yang diakuisisi tidak perlu dibubarkan, tetapi perusahaan tersebut tidak memiliki eksistensi lagi.

Istilah merger dan konsolidasi sering digunakan sebagai sinonim dari akuisisi. Akan tetapi, legalitas dan akuntansinya berbeda. Merger memerlukan pembubaran semua entitas yang terlibat kecuali satu entitas. Sementara konsolidasi memerlukan pembubaran semua entitas bisnis yang terlibat dan membentuk perusahaan baru.

Merger terjadi ketika sebuah perusahaan baru dibentuk untuk mengambil alih semua operasi dari entitas bisnis lainnya dan entitas itu yang dibubarkan. Misalnya, Perusahaan A membeli aset Perusahaan B langsung dari Perusahaan B secara tunai, dengan aset lainnya,  atau dengan sekuritas Perusahaan A (saham, obligasi, atau wesel). Penggabungan usaha ini disebut akuisisi, bukan merger kecuali Perusahaan B dibubarkan. Altematif lain, Perusahaan A dapat membeli saham Perusahaan B secara langsung dari para pemegang saham Perusahaan B dengan tunai, dengan aset lain, atau dengan sekuritas Perusahaan A. Akuisisi ini memungkinkan Perusahaan A mengendalikan operasi atas aset-aset perusahaan B. Akuisisi ini tidak akan memberikan Perusahaan A kepernilikan hukum atas aset-aset kecuali Perusahaan A memperoleh semua saham Perusahaan B dan mernilih untuk membubarkan Perusahaan B (sekali lagi, suatu merger).

Konsolidasi terjadi ketika sebuah perusahaan baru dibentuk untuk mengambil alih aset dan operasi dari dua atau lebih entitas bisnis yang terpisah, dan entitas yang sebelurnnya terpisah tersebut dibubarkan. Misalnya, Perusahaan D, sebuah perusahaan yang baru dibentuk, dapat memperoleh aset bersih Perusahaan E dan F dengan mengeluarkan saham secara langsung kepada Perusahaan E dan F.  Pada kasus ini, Perusahaan E dan F dapat terus mempertahankan saham Perusahaan D untuk memberikan manfaat kepada para pemegang sahamnya (akuisisi), atau Perusahaan E dan F dapat mendistribusikan saham Perusahaan D kepada para pemegang saham dan Perusahaan E serta F dibubarkan (konsolidasi). Pada kedua kasus tersebut, Perusahaan D memperoleh kepernilikan atas aset-aset Perusahaan E dan F.




Privatisasi dalam Perusahaan

Privatisasi adalah penjualan saham persero baik secara sebagian maupun seluruhnyakepada pihak lain dalam rangka meningkatkan performa dan nilai perusahaan, memperbesar manfaat bagi Negara dan Masyarakat.





Elemen Risiko dalam Pasar Saham

Istilah Risiko yang digunakan oleh  para analis keuangan adalah konsep yang berbeda dari probabilitas-probabilitas yang digunakan untuk menghasilkan nilai sekarang yang diharapkan dari sebuah bisnis. Risiko dalam konteks ini adalah bahwa besarnya pengembalian aktual akan menyimpang dari besaran pengembalian yang diharapkan (variabilitas atau volatilitas pengembalian investasi).

Risiko dapat ditemui dimana-mana, dalam kerangka konseptual ilmu ekonomi bersikap hati-hati terhadap risiko tidak berarti seorang investor tidak bersedia untuk mengambil risiko. Hal yang perlu diketahui dalam analisis investasi adalah mengambil seluruh kemungkinan hasil negatif dan positif kemudian menjumlahkannya dengan memberi bobot tertentu pada tiap kemungkinan hasil tersebut berdasarkan probabilitasnya.


Dalam kasus pasar saham, kita tidak akan pernah dapat mengurangi risiko hingga ke titik nol. Hal ini dikarenakan pasar sendiri memiliki tingkat risiko dasar yang berasal dari risiko-risiko yang mempengaruhi seluruh saham yang disebut dengan beta. Istilah beta digunakan sebagai ukuran tentang sejauh mana profil risiko tertentu berbeda dari pasar secara umum.

Dengan demikian Investasi pada dsasarnya mengandung dua unsur, yaitu imbal hasil (return) dan risiko (risk). Dalam kondisi ini risiko yang tinggi akan di kompensasi oleh return yang tinggi, dan sebaliknya. agar dapat melakukan investasi dengan proforma portofolio investasi yang optimal, kita harus mengetahui faktor-faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan saat memutuskan untuk masuk ke dalam dunia investasi, termasuk investasi dalam bentuk pelaksanaan strategi merger, akuisisi dan konsolidasi.

Picture by:
http://reliance-life.com/oneclick/?p=960

Kamis, 15 November 2018

Teknik membuat Laporan Arus Kas (Cash Flow)

Berawal dari nge'cek kerjaan Junior, ternyata masih banyak yang gak bisa buat laporan arus kas, masih banyak juga yang gak paham, gak tau unsur-unsur laporan arus kas, dan banyak lagi deh. Dan akhirnya saya memutuskan buat tulisan sederhana mengenai Laporan Arus Kas, mengenai pengertian, unsur unsur arus kas dan beberapa jenis transaksi yang terkait klasifikasi aktifitas dalam laporan arus kas.


Sebagaimana yang kita tau, laporan arus kas adalah salah satu bagian dari isi dalam unsur laporan keuangan.  Sebelumnya kita sudah tau kan apa aja isi dari Laporan keuangan?

Oke, sedikit saya bahas lagi, laporan keuangan itu terdiri dari beberapa laporan yang diantaranya adalah: 
  1. Laporan Posisi Keuangan
  2. Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif lain
  3. Laporan Perubahan Ekuitas
  4. Laporan Perubahan Arus kas
  5. Catatan Atas Laporan Keuangan
Nah itulah unsur-unsur dari laporan keuangan, sangat sederhana bukan ? Kan Cuma ada 5 aja bagiannya, ya gak susah lah yaa…yaa klo masih ngerasa susah, buat mudah aja, kalimat yang suka saya gunain klo lagi ngobrol "Make it simple"., so, jangan dipersulit, oke.

Oke, kali ini saya mau coba ngejabarin apa itu pengertian laporan arus kas, yang beberapa saya ambil dari pengertian PSAK, dan pemahaman sendiri berdasarkan pengalaman saja dan cara pemisahan akun dalam pengelompokan ke masing-masing aktifitas dalam laporan arus kas untuk pembuatan atau menyusun laporan arus kas.

Tujuan dibuatnya Laporan Arus Kas adalah:

Informasi tentang arus kas entitas berguna dalam menyediakan  pengguna laporan keuangan dasar untuk menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan  kas dan setara  kas serta menilai kebutuhan entitas untuk  menggunakan arus kas tersebut. Dalam proses pengambilan  keputusan ekonomik oleh pengguna mensyaratkan evaluasi kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas serta kepastian perolehannya.

Melihat dari tujuan tersebut, kita sudah dapat menggambarkan bagaimana cara membuat atau menyusun laporan arus kas, logika dasar yang kita ambil adalah dari kata "Kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas serta  menilai kebutuhan  entitas untuk  menggunakan  arus kas tersebut", jadi dengan kata lain, laporan arus kas adalah laporan yang berisi tentang bagaimana cara mendapatkan uang kas dan untuk apa saja uang kas tersebut kita keluarkan, mudahnya lagi, bagaimana proses masuknya dan bagaimana proses keluarnya kas tersebut. Tugas kita hanya memisahkan dari segi aktivitasnya saja.

Dalam Laporan Arus Kas, terdapat tiga aktifitas diantaranya, Aktifitas Operasi, Aktifitas Investasi dan Aktifitas Pendanaan, dimana di masing-masing aktifitas terdapat unsur penerimaan dan pengeluaran kas. Setiap aktifitas arus kas yang masuk maupun keluar harus di klasifikasikan ke dalam tiga aktifitas tersebut. Pada dasarnya,  entitas/perusahaan membutuhkan kas dengan alasan yang sama meskipun terdapat perbedaan dalam aktivitas penghasil pendapatan utama (revenue-producingactivities). Entitas membutuhkan kas untuk melaksanakan usahanya, melunasi kewajibannya, dan membagikan dividen kepada investor. Oleh sebab itu entitas/perusahaan menyajikan laporan arus kas.

Jika digunakan dalam kaitannya dengan laporan keuangan lain, maka laporan arus kas dapat menyediakan informasi yang memungkinkan pengguna untuk mengevaluasi perubahan dalam aset neto entitas, struktur keuangannya  (termasuk  likuiditas  dan solvabilitas) dan  kemampuannya untuk mempengaruhi jumlah serta waktu arus kas dalam rangka penyesuaian  terhadap keadaan dan peluang yang berubah. Informasi arus kas berguna untuk menilai kemampuan entitas dalam menghasilkan kas dan setara kas dan memungkinkan pengguna mengembangkan model untuk menilai dan membandingkan nilai  kini arus kas masa depan dari berbagai entitas. Informasi tersebut juga meningkatkan daya banding pelaporan kinerja operasi berbagai entitas  karena dapat meniadakan dampak penggunaan perlakuan akuntansi yang berbeda terhadap transaksi dan peristiwa yang sama.

Informasi arus kas historis sering digunakan sebagai indikator dari jumlah, waktu dan kepastian arus kas masa depan. Informasi arus kas historis juga berguna untuk meneliti ketepatan dari penilaian masa lalu  atas arus kas masa depan dan dalam menguji hubungan antara profitabilitas dan arus kas neto serta dampak perubahan harga.


Format Laporan Arus Kas

Aktivitas Operasi: Jumlah arus kas yang timbul dari aktivitas operasi adalah indikator utama untuk menentukan apakah operasi entitas telah menghasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara  kemampuan  operasi entitas, membayar dividen, dan melakukan investasi baru tanpa bantuan sumber pendanaan dari luar. Informasi tentang komponen spesifik atas arus kas operasi historis adalah berguna, dalam hubungannya dengan informasi lain, dalam memprakirakan arus kas operasi masa depan.


Aktivitas Investasi: Pengungkapan  terpisah  arus kas yang timbul  dari aktivitas  investasi adalah penting karena  arus kas tersebut  mempresentasikan sejauh mana pengeluaran yang telah terjadi untuk sumber  daya yang diintensikan untuk  menghasilkan penghasilan dan  arus  kas masa depan. Hanya  pengeluaran yang  menghasilkan pengakuan atas aset dalam  laporan posisi keuangan yang memenuhi syarat untuk diklasifikasikan sebagai aktivitas investasi.


Aktivitas Pendanaan: Pengungkapan terpisah atas arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan adalah penting karena berguna untuk memprediksi klaim atas arus kas masa depan oleh para penyedia modal entitas.


Klasifikasi aktifitas pada laporan arus kas diatas merupakan transaksi umum atau wajar yang sering kita jumpai dalam kegiatan usaha normal sebuah Entitas/Perusahaan. Meskipun berbeda jenis usaha sebuah Perusahaan, semestinya tidak jauh berbeda pengelompokan tiap-tiap transaksinya, intinya, jika kita paham konsep dari masing-masing klasifikasi aktifitas tersebut maka kita juga dapat dengan mudah mengelompokan transaksi yang ada dalam laporan keuangan Entitas/Perusahaan tersebut.

Mudah kan...?

Sekian, sampai berjumpa di Materi selanjutnya....

Sumber: 

PSAK 2
Pengalaman sebagai Auditor Eksternal


Selasa, 13 November 2018

Hujan kah atau hujatan kah ?

Hujan kah atau hujatan kah ?

Kini musim pun mulai berganti

rasanya kemarau sudah puas menyapa di tanahku ini
lambat melambat mulai pergi perlahan dengan tenang

Bulan bulan penghujung tahun kini tlah tiba

merambat perlahan membawa kabar gembira
mulai ditandai dengan tiupan angin yang sejuk dan
membawa gumpalan awan hitam yang mulai menutupi langit
diselingi  dengan auman sang gemuruh yang lantang..
saat itu tak ada yang lebih bahagia selain tanah dan pepohonan

tanah berkata; cepatlah segeralah turunkan air hujanmu itu wahai awan...


sambut teriakan pepohonan pada awan; ayolah cepat, tunggu apalagi, aku sudah menunggu saat saat ini cukup lama...tunggu apa lagi..


Tak lama sang hujan pun turun perlahan rintik demi rintik berjatuhan

namun tak banyak, hanya sebagai tanda...tak lama hujan berkata; tak adakah yang lebih bahagia selain engkau wahai tanah dan pepohonan ?



pepohonan tercengang dengan pertanyaan itu,

namun tanah sadar akan hal itu
iya berkata, barusan aku masih mendengar manusia riuh gaduh berlari sambil menghujat hujan.

pepohonan tercengang mendengarnya..


Pict by:
http://www.beritainspiratif.com/filosofi-hujan-hujan-turun-karena-bumi-membutuhkan/

Senin, 08 Oktober 2018

Tanah Tandus atau Hujan Lebat ?

Kini puisi tentang hujan sudah tak syahdu lagi di dengar. puisi tentang hujan sudah tak merdu lagi meski di lantunkan dengan penuh penghayatan dalam..kini hujan sudah tak semenarik sedia kala di musim musim penghujan ini, bahkan tak sedikit orang yang bergumam dengan turunnya hujan dan sesekali mengumpat kecil dalam hati dengan raut wajah yang tak bersahabat sembari berlari mencari tempat bernaung...

namun ada yang sangat bahagia dengan sangat sangat bahagia menunggu tiap tetesan hujan yang jatuh dari langit, bak barmain dengan tiap hentakan tetesannya menghapus debu yang kian menebal dan retakan yang kian melebar dan dalam, yaa siapa lagi jika bukan tanah yang sudah letih menunggu akan hujan sementara musim musim panas terik kian lama menjama......

Sempat tanah berfikir kala hujan tak kunjung tiba saat itu, apa hujan sedah tak mau lagi berkawan dengan ku, ahh.. tidak hujan tak mungkin berfikir sesederhana itu, hujan adalah sosok yang wibawa dan berjiwa besar..iya sangat tahu masih banyak yang merindukan kehadirannya..

sementara tanah masih bertanya tanya, hujan pun menyapa dan bertanya, kenapa kau begitu gusar ? tanya hujan...** hujan menegaskan bahwa, kau tak perlu takut dan ragu.... sementara aku pergi aku tahu ada saatnya kau perlu matahari karena sinarnya mampu membuatmu menjadi kuat

dan kembali Hujan mengatakan, aku pun tahu, kau adalah sosok yang sangat gagah dan penyabar kala orang orang terus menginjak injakmu, bahkan kau tetap sabar kala dirimu dilapisi oleh bebatuan yang berat....**tegas hujan...

kembali tanah bertanya...apakah ada yang lebih sabar dari ku di musim musim kering ?

namun hujan hanya diam, iya hanya mengucapkan selamat berpisah sementara....

dan tanah pun sadar, mungkinkah Hujan yang paling sangat sabar...? "tanya tanah dalam hati.


Picture by:




Kamis, 04 Oktober 2018

Kembali dengan cerita



Bukan tentang..

Seberapa tinggi puncak yang kau pijak
Seberapa jauh kau melangkah
Seberapa banyak kaki kau menapak
Seberapa berat tas yang kau bawa
Seberapa mahal perlengkapan yang kau bawa

Namun..

Seberapa banyak cerita yang akan lo bawa saat kembali


Merbabu , 12 Mei 2018